Don't Show Again Yes, I would!

Persiapan PON, Menpora Berharap Adanya Komunikasi Intensif dengan KONI Pusat

Suara.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, mengungkapkan harapannya agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menjalin komunikasi yang lebih intensif, terutama dengan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Pernyataan tersebut dilontarkan Menpora Dito dalam sebuah pertemuan dengan KONI Pusat terkait persiapan PON 2024 Aceh-Sumatera Utara. Acara ini digelar di Gedung Kemenpora, Jakarta, pada Rabu (20/12).

“Kami akan memberikan dukungan secara prinsip, dan saya berharap KONI dapat terus berkoordinasi dan berkomunikasi secara intensif dengan Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga. Tujuannya adalah untuk memperlancar serta menyukseskan PON 2024 di Aceh-Sumut,” ujar Menpora Dito dalam keterangan resminya pada hari Rabu (20/12).

Pada pertemuan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menyampaikan sejumlah kegiatan terkait PON XXI Aceh-Sumut yang sudah dilaksanakan. Antara lain, peluncuran logo dan maskot, countdown event, bimbingan teknis (Bimtek) bidang-bidang oanwasrah, rasionalisasi anggaran, pertemuan delegasi teknik, dan chef de mission (CdM) meeting pertama yang diadakan di Aceh dan Sumut.

“Provinsi Aceh sangat gembira karena Kementerian PUPR telah menandatangani kontrak untuk 14 venue. Sementara Sumut juga telah siap, dengan Gubernur yang berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan persiapan,” kata Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.

Selain PON, KONI Pusat juga menyampaikan beberapa multievent tambahan dalam pertemuan tersebut.

KONI Pusat telah berhasil menyelenggarakan multievent olahraga bela diri pada tahun ini, yaitu Indonesia Martial Art Games (IMAG) I Tahun 2023 di Bogor dan Bekasi. Sementara itu, untuk tahun 2024, KONI tengah menyiapkan sejumlah kegiatan, termasuk Pekan Olahraga Pantai Nasional, Pekan Olahraga Indoor, dan PON Remaja.

“Para cabang olahraga sangat antusias menghadapi ini karena sifat kompetisi seperti PON yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali, sedangkan beberapa kompetisi lainnya diadakan setiap dua tahun. Berdasarkan pengalaman IMAG 2023, kami telah mengajukan beberapa Kabupaten/Kota sebagai tuan rumah untuk acara tersebut,” ungkap Marciano.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano, menyampaikan harapannya agar KONI Pusat dapat memainkan peran yang lebih aktif dalam menyelenggarakan agenda multievent yang telah direncanakan hingga saat ini.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *