PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menargetkan kenaikan pendapatan hingga Rp 14 triliun di tahun 2024 dengan penandatanganan banyak kontrak baru. Direktur Pengembangan Bisnis, Rudi Purnomo, merinci bahwa proyeksi kontrak baru hingga akhir 2023 mencapai Rp 16 triliun, sementara targetnya di 2024 adalah Rp 17 triliun. Strategi perseroan fokus pada proyek konvensional dengan uang muka untuk memperkuat arus kas dalam menyelesaikan proyek berjalan.
Rudi menargetkan laba untung proyek baru sekitar 9-10 persen, meskipun mengakui adanya sentimen negatif pada tahun politik mendatang. Meskipun pada Kuartal III 2023, Waskita Karya mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 2,83 triliun, Rudi optimistis dengan potensi pertumbuhan pendapatan usaha di 2024 sekitar Rp 14 triliun.
Pada November 2023, Waskita Karya memiliki 90 proyek berjalan dengan total nilai kontrak mencapai Rp 52,7 triliun. Mayoritas proyek berada di Jawa dan Bali. Rudi menyoroti winning rate sebesar 24,1 persen, dengan pemerintah menyumbang 71 persen dan proyek konektivitas mendominasi sebanyak 61 persen.
Selain itu, Waskita Karya aktif menggarap 10 proyek di IKN Nusantara dengan nilai kontrak Rp 10,2 triliun, termasuk proyek tol, gedung Setpres, dan Rusun ASN.
Sumber : https://kumparan.com/kumparanbisnis/banyak-kontrak-baru-waskita-karya-bidik-pendapatan-naik-rp-14-t-di-2024-21oV0RXO7I5/full





