Safriati Safrizal, yang menjadi penjabat (Pj) Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Kep. Babel), mengemukakan pandangannya dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar, dan Menengah (BAN PDM). Acara Rakorda tersebut berlangsung di Hotel Soll Marina Bangka selama 3 hari, mulai dari tanggal 19 hingga 21 April 2024.
Dalam presentasinya, Safriati menjelaskan berbagai langkah dan dukungan yang telah diberikan oleh Bunda PAUD Babel untuk mempercepat pelaksanaan akreditasi PAUD.
“Seperti yang tercantum dalam rencana kerja Bunda PAUD tahun 2024, fokus kami adalah meningkatkan literasi berpikir. Kami berkomitmen untuk menjalankan tugas kami dengan penuh tanggung jawab sesuai dengan hierarki dan peraturan yang berlaku. Harapannya, Bunda PAUD dapat menjadi sumber inspirasi bagi peningkatan kualitas PAUD,” jelas Safriati pada Sabtu (20/4).
Lebih lanjut, dia menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat peningkatan kualitas akses PAUD dengan cara berkolaborasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak, melakukan sosialisasi dan advokasi, menjalin kerja sama kemitraan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi.
“Saya percaya kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan pendidikan anak yang berkualitas,” tambahnya.
“Saat kita berhasil menciptakan praktik-praktik terbaik dalam penyelenggaraan PAUD yang berkualitas dengan pendekatan layanan holistik integratif, maka kita akan mendorong kemajuan yang signifikan,” imbuhnya.
Selain itu, Safriati juga mengharapkan agar BAN PDM dapat memastikan penjaminan mutu hasil akreditasi yang akuntabel, sehingga hasilnya dapat memberikan gambaran yang jelas kepada masyarakat mengenai keunggulan setiap sekolah.
“Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan kita, karena sekolah yang mendapat akreditasi yang baik biasanya lebih diminati oleh masyarakat,” pungkasnya.





