Don't Show Again Yes, I would!

Peran Strategis Ditjen Bina Adwil dalam Penguatan Kecamatan untuk Pembangunan Desa

Pembangunan Desa menjadi topik yang signifikan sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo, yang disorot dalam program Nawacita. Ditjen Bina Adwil memainkan peran penting dalam mendukung pembangunan desa dengan memperkuat fungsi kecamatan sebagai penghubung antara program pemerintah daerah dan desa. Pernyataan ini disampaikan oleh Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. Drs. Amran., MT saat membuka pelatihan bagi aparatur camat di Hotel Lombok Raya.

Pelatihan ini juga diadakan secara serentak di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Aceh, dihadiri lebih dari 954 peserta dari Kantor Kecamatan, UPTD Pendidikan, dan UPTD Kesehatan.

 

Amran menyebutkan, “Peran strategis dimiliki oleh Pemerintah Kecamatan. Seperti halnya Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat (GWPP) yang menghubungkan pemerintah dengan pemerintah daerah kabupaten/kota, kecamatan juga memiliki peran penting sebagai penghubung antara pemerintah desa dan pemerintah daerah.”

Amran menekankan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan desa yang tercermin dari peningkatan Dana Desa setiap tahunnya, kecuali saat pandemi Covid-19.


Baca berita lainnya:
https://suararedaksi.com/2024/03/18/inovasi-administrasi-ditjen-bina-adwil-dorong-transformasi-digital-dengan-srikandi/


“Komitmen pemerintah untuk mendukung pembangunan desa terlihat dari peningkatan Dana Desa setiap tahunnya. Pada Tahun 2024, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp71 Triliun Rupiah, sehingga total anggaran Dana Desa selama periode pemerintahan Presiden Jokowi dari 2015 hingga 2024 mencapai Rp609 Triliun.”

 

Amran berharap setelah pelatihan ini, aparatur kecamatan dapat memiliki keterampilan dalam menganalisis isu-isu desa terutama terkait dengan pelayanan dasar, serta dapat memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Selain itu, aparatur kecamatan diharapkan mampu menyusun rencana secara menyeluruh untuk memberikan bimbingan dan pengawasan ke desa, demi mendukung manajemen pemerintahan desa yang efektif sehingga mampu menghasilkan pemerintahan desa yang kompeten dalam upaya mencapai kemandirian desa melalui program-program yang tepat sasaran.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *